Sejarah Manusia Purba

 

Sejarah manusia purba mencakup masa sebelum manusia mengenal tulisan

Sejarah Manusia Purba

1. Zaman Praaksara

Sejarah manusia purba mencakup masa sebelum manusia mengenal tulisan, yang disebut zaman praaksara. Berdasarkan perkembangan kehidupan, masa ini dibagi menjadi tiga periode utama.

a. Paleolitikum (Zaman Batu Tua)

  • Hidup berpindah-pindah (nomaden).

  • Menggunakan alat dari batu sederhana dan kasar.

  • Mengandalkan berburu, menangkap ikan, dan mengumpulkan makanan.
    Jenis manusia purba yang hidup pada masa ini antara lain Homo erectus dan Australopithecus (di Afrika).

b. Mesolitikum (Zaman Batu Madya)

  • Masa peralihan dari hidup nomaden menuju hidup menetap.

  • Mulai tinggal di gua-gua (abris sous roche).

  • Menggunakan alat batu yang lebih halus (mikrolit).

  • Masih berburu, namun mulai memancing dan mengolah makanan.
    Manusia purba yang hidup pada masa ini termasuk Homo sapiens awal, seperti Homo Wajakensis di Indonesia.

c. Neolitikum (Zaman Batu Baru)

  • Terjadi perubahan besar: manusia mulai hidup menetap.

  • Sudah mengenal bercocok tanam dan beternak.

  • Menggunakan alat batu yang lebih halus seperti gerabah, kapak lonjong, dan kapak persegi.

  • Pada masa ini terjadi revolusi kebudayaan yang disebut Neolithic Revolution.
    Jenis manusia pada masa ini adalah Homo sapiens modern.


2. Perkembangan Manusia Purba di Dunia

Beberapa fosil manusia purba terkenal antara lain:

a. Australopithecus (sekitar 4–2 juta tahun lalu)

  • Hidup di Afrika Timur.

  • Dapat berjalan tegak, namun otaknya belum berkembang pesat.

  • Contoh terkenal adalah Lucy (Australopithecus afarensis).

b. Homo habilis (sekitar 2,4–1,4 juta tahun lalu)

  • Disebut sebagai manusia pertama yang membuat alat.

  • Memiliki ukuran otak yang lebih besar dibanding Australopithecus.

c. Homo erectus (sekitar 1,8 juta–300 ribu tahun lalu)

  • Menyebar dari Afrika ke Asia dan Eropa.

  • Hidup dengan berburu, membuat api, dan menghasilkan alat batu yang lebih kompleks.

d. Homo neanderthalensis (sekitar 300–40 ribu tahun lalu)

  • Hidup di Eropa dan Asia Barat.

  • Bertubuh kuat dan beradaptasi terhadap iklim dingin.

  • Memiliki budaya pemakaman dan kemampuan sosial yang tinggi.

e. Homo sapiens (sejak sekitar 300 ribu tahun lalu)

  • Merupakan manusia modern.

  • Mengembangkan bahasa, seni, teknologi, dan kebudayaan.

  • Menyebar ke seluruh dunia.


3. Manusia Purba di Indonesia

Indonesia merupakan salah satu wilayah terkaya akan fosil manusia purba.

a. Pithecanthropus erectus (Homo erectus Jawa)

  • Ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1891 di Trinil, Ngawi.

  • Hidup sekitar 1,5 juta–300 ribu tahun lalu.

  • Merupakan salah satu fosil Homo erectus paling lengkap di dunia.

b. Meganthropus palaeojavanicus

  • Ditemukan di Sangiran.

  • Berbadan besar dengan rahang kuat, diduga pemakan tumbuhan.

c. Homo Wajakensis

  • Ditemukan di Wajak, Tulungagung.

  • Memiliki ciri mirip Homo sapiens awal.

  • Diperkirakan hidup sekitar 40 ribu tahun lalu.


4. Perkembangan Budaya Manusia Purba

Manusia purba menghasilkan berbagai bentuk kebudayaan seperti:

  • Alat batu (kapak genggam, serpih, bilah)

  • Gerabah

  • Perhiasan

  • Lukisan gua

  • Pemakaman kuno

Semua peninggalan tersebut menunjukkan perkembangan kemampuan berpikir, kreativitas, dan budaya manusia dari waktu ke waktu.

By : Al Khamidy

Lebih baru Lebih lama